Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026, NU dan Muhammadiyah Berbarengan
Memasuki pertengahan April 2026, masyarakat mulai menyusun agenda untuk menikmati libur nasional Mei 2026 hingga merencanakan kegiatan besar sampai akhir tahun. Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri telah menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama, termasuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan umat Islam adalah: Idul Adha 2026 jatuh pada tanggal berapa Hijriah dan kapan dirayakan dalam kalender Masehi?
Hari Raya Idul Adha merupakan momen penting dalam Islam yang diperingati setiap 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah. Berdasarkan hasil konversi kalender, tanggal 27 Mei 2026 dalam kalender Masehi bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Perbedaan ini terjadi karena kalender Hijriah menggunakan sistem peredaran bulan (qamariyah), dengan jumlah hari dalam setahun sekitar 354–355 hari, lebih pendek dibanding kalender Masehi yang berbasis matahari (syamsiah) dengan 365–366 hari. Akibatnya, tanggal perayaan Idul Adha dalam kalender Masehi selalu bergeser setiap tahun.
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Adha 2026
Pemerintah telah menetapkan jadwal resmi libur Idul Adha 2026 sebagai berikut:
Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Idul Adha 1447 H
Kamis–Jumat, 28–29 Mei 2026: Cuti bersama
Dengan adanya cuti bersama ini, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang (long weekend) yang bisa dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga atau bepergian.
Penetapan Idul Adha 2026 di Indonesia
Penentuan tanggal Idul Adha di Indonesia dilakukan melalui dua pendekatan utama:
1. Pemerintah (Kemenag RI)
Kementerian Agama Republik Indonesia dan Nahdlatul Ulama beserta ormas lainnya menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Penetapan akhir dilakukan melalui sidang isbat dengan mengacu pada kriteria MABIMS, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
2. Muhammadiyah
Muhammadiyah menetapkan kalender menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Mulai 2026, Muhammadiyah juga mengadopsi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yang menetapkan awal bulan secara serentak di seluruh dunia.
Menariknya, baik pemerintah, NU maupun Muhammadiyah sama-sama memperkirakan Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, meskipun secara metode terdapat perbedaan pendekatan.
Makna dan Amalan Idul Adha
Idul Adha bukan sekadar hari raya, tetapi juga momentum ibadah yang penuh makna. Selain pelaksanaan salat Id, umat Islam dianjurkan untuk berkurban sebagai bentuk ketaatan dan kepedulian sosial.
Momen ini juga menjadi waktu istimewa di bulan Dzulhijjah, yang dikenal sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam. Berbagai amalan seperti puasa Arafah, takbiran, hingga penyembelihan hewan kurban menjadi bagian penting dari perayaan ini.
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, masyarakat kini bisa mulai merencanakan aktivitas selama libur nasional Mei 2026, termasuk mempersiapkan ibadah dan momen kebersamaan saat Idul Adha.
Advertisement