Istri CEO Persela Akuisisi PSIS Semarang, Supporter Cemas
Publik pencinta Persela Lamongan tiga hari belakangan menggunjing PSIS Semarang. Tim satu grup B Championship 2025/26 ini, lewat PT Mahesa Jenar secara resmi diakuisisi Datu Nova Fatmawati, tidak lain istri sang CEO Persela, Fariz Julinar Maurisal.
Terlebih di media sosial, khususnya di akun terkait Persela dan supporter, tidak henti membahas berita tersebut.
Tentu dengan komentar beragam. Dari kritikan, curiga, hingga berujung kecemasan. Terkait, Persela yang diharapkan lolos ke Superliga apa tidak terdampak dengan akuisisi ini.
Alasannya, karena Persela berada dalam satu grup dengan PSIS yang prestasinya sedang terpuruk. Sebagai juri kunci klasemen sementara Pegadaian Championship 2025/26.
Fariz, sapaan akrab CEO Tim Laskar Joko Tingkir ini, membenarkan jika istrinya mengakuisisi mayoritas saham PT Mahesa Jenar.
Hanya, ia menampik anggapan jika keputusan istrinya dengan mengakuisisi PSIS akan berdampak terhadap langkah Persela.
Alasannya, Persela dan PSIS masing-masing memiliki tujuan serta struktur manajemen yang berjalan secara independen.
"Tidak ada dampak sama sekali untuk Persela. Kami sudah punya target masing-masing dan manajemennya pun berbeda," tegasnya, kepada wartawan, Selasa 18 November 2025..
Apakah pernyataan ini menjadi kenyataan, belum bisa terjawab. Pastinya, dua tim 'suami-istri' ini, yang satu ingin lolos ke Superliga dan satunya ingin lolos dari jurang degradasi.
Sekedar informasi, Datu Nova Fatmawati sebelumnya sempat diperkenalkan saat launching tim sebagai manajer Persela Lamongan. Ia juga rajin menonton Persela setiap kali bertanding.
Namun, begitu Eva, sapaan akrabnya, resmi mengakusisi PSIS, posisi manajer Persela di laman resmi ileague.id langsung kosong. Siapa bakal menggantikannya, Fariz belum menjawab.
Advertisement