Hendak Memancing, Warga Babat Tewas Diserempet Kereta Api
Nasib nahas menimpa Mohammad Zainul Abidin, 51 tahun, warga Desa Bedahan, Kecamatan Babat, Lamongan.
Ia tewas seketika akibat diserempet kereta api (KA) Anjasmoro 30F jurusan Jakarta - Surabaya, di jalur hulu, turut tanah Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jumat 27 Maret 2026.
"Menurut keterangan saksi mata. Korban saatbitu hendak memancing. Dan, saat itu korban hendak memasang pancingnya," kata Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, melalui Kasi Humas Polres Lamongan. Ipda M. Hamzaid.
Kronologis lengkapnya, lanjut Ipda M. Hamzaid, seorang saksi mata, Azis, 48 tahun, warga Desa Tulungagung, Kecamatan Babat, saat itu sedang minum kopi di warung tidak jauh dari TKP.
Ia mengaku sempat melihat korban sedang mempersiapkan peralatan pancing dengan posisi berdiri di tepi lintasan rel kereta api.
Sedang dari arah barat sedang melaju KA Anjasmoro 30F dengan kecepatan tinggi. Tetapi,korban sepertinya tidak menyadari akan datang bahaya. Tak pelak ketika KA melintas korban pun terserempet.
"Tubuh korban terpental hingga beberapa meter dengan menderita luka cukup parah," terangnya.
Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu secepatnya berlarian menuju TKP. Korban ditemukan tergeletak di semak-semak dan diketahui sudah dslam keadaan meninggal dunia.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Babat dan secepatnya Kapolsek Kompol Chakim Amrullah beserta beberapa anggotanya langsung meluncur ke TKP. Tentu, dengan membawa tim.medis dan ambulans.
Selanjutnya petugas meminta keterangan sejumlah saksi dan secepatnya mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit.
Petugas di TKP menemukan barang bukti satu unit sepeda motor Suzuki Smash warna merah hitam bernopol S 2793 JW milik korban.
"Juga ditemukan sebuah tas warna biru berisi peralatan memancing," papar Ipda Hamzaid
Advertisement