Tundukkan Atletico 1-0, Arsenal Lolos ke Final Liga Champions 2025/2026
Arsenal memastikan langkah ke final Liga Champions UEFA usai menundukkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu 6 Mei 2026 dini hari WIB.
Hasil ini membuat Arsenal unggul agregat setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di Stadion Metropolitano, Madrid. Kemenangan di kandang sendiri memastikan The Gunners melaju ke partai puncak.
Atletico langsung mengancam sejak awal laga. Pada menit kedelapan, Julian Alvarez mendapat peluang emas, namun sepakannya masih melenceng dari gawang. Tak lama berselang, giliran Riccardo Calafiori yang mencoba peruntungan, tetapi juga belum menemui sasaran.
Meski tampil agresif di awal, Atletico kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga. Skuad asuhan Diego Simeone hanya mampu mencatat dua tembakan tepat sasaran.
Kegagalan memaksimalkan peluang menjadi faktor utama tersingkirnya Atletico. Produktivitas lini depan yang kurang tajam membuat Los Rojiblancos kesulitan mengejar ketertinggalan.
Secara statistik, Antoine Griezmann memang aktif dalam duel dan kontribusi defensif, namun minimnya kreativitas serangan mencerminkan problem utama Atletico musim ini.
Kekalahan ini juga memperpanjang catatan kurang apik Atletico di semifinal kompetisi Eropa. Untuk pertama kalinya sejak musim 1998/1999, mereka gagal meraih kemenangan di kedua leg semifinal turnamen besar. Dalam sejarah Liga Champions, ini menjadi kali kedua mereka kalah di dua leg semifinal, setelah sebelumnya terjadi pada musim 1958/1959.
Meski tersingkir, Diego Simeone tetap memberikan apresiasi kepada timnya. Ia mengakui Arsenal tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. βKami tersingkir karena lawan memang pantas melaju,β ujar Simeone.
Secara keseluruhan, musim Atletico Madrid 2025/2026 jauh dari ekspektasi. Selain gagal di Liga Champions, mereka juga kalah di final Copa del Rey dan berpotensi finis di posisi keempat LaLiga, di bawah rival sekota Real Madrid.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Atletico masih mampu bersaing di level atas, namun membutuhkan peningkatan signifikan, terutama dalam efektivitas lini serang.
Sementara itu, keberhasilan ini menjadi pencapaian besar bagi Arsenal yang kembali ke final Liga Champions. Konsistensi dan efektivitas permainan menjadi kunci sukses mereka menyingkirkan salah satu tim kuat Eropa.
Advertisement