Pesenam Aljazair Kaylia Nemour Jadi Bintang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta
Pesenam Aljazair Kaylia Nemour menambah koleksi medalinya pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, dengan meraih medali perak nomor balok keseimbangan pada Sabtu. Dia menjadi bintang pada kejuaraan ini.
Nemour mengatakan kehadiran ibunya di arena pertandingan menjadi sumber semangat tersendiri yang membuat penampilannya lebih percaya diri.
"Ada ibu saya yang datang, ada teman-teman saya, itu sesuatu yang luar biasa, karena tidak berlaku di seluruh dunia," kata Nemour usai pertandingan.
Pesenam berusia 18 tahun itu mengaku tidak menyangka dapat menorehkan dua medali di ajang kejuaraan dunia, terlebih setelah melewati masa persiapan yang cukup berat pasca Olimpiade.
"Saya yakin mendapatkan tingkat yang cukup baik, tapi saya terlambat untuk berada di sini. Berada di tempat ini setelah Olympic Games sudah merupakan sebuah penerimaan bagi saya," ujar Nemour.
Sebelumnya, Nemour merebut medali emas nomor palang bertingkat pada Jumat (24/10). Di Olimpiade Paris 2024, Nemour juga meraih medali emas untuk nomor yang sama.
Nemour meraih medali perak nomor palang bertingkat pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2023 Antwerp.
Dalam final balok keseimbangan, Nemour mencatat nilai 14,300, terpaut 0,866 poin dari pesenam China Qingying Zhang yang meraih medali emas. Medali perunggu diraih pesenam Jepang Sugihara Aiko.
Nemour juga menampilkan beberapa elemen gerakan baru yang memiliki tingkat kesulitan tinggi dalam final.
"Hari ini saya mencoba pergerakan yang sulit. Saya berpikir, saya di sini untuk mencoba dan menikmati. Dan saya sangat senang mendapat kejayaan," ujar dia.
Nemour menambahkan, raihan dua medali dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta tersebut merupakan hasil kerja keras sekaligus motivasi untuk terus berkembang.
"Dua medali, satu emas dan satu perak, itu luar biasa. Saya sangat ingin melakukannya," kata Nemour.
Meski demikian, Nemour mengatakan belum memikirkan target berikutnya dan ingin menikmati pengalaman bertanding di Jakarta.
"Sekarang saya akan menikmati pengalaman ini, yang merupakan kejuaraan dunia, di Jakarta. Saya akan mengambil apa yang perlu diambil, dan memikirkannya dengan hati yang penuh," ujar Nemour.*
Advertisement