Persela Siap Kalahkan PSIS, Coach Ragil: Jangan Over Confidence
Persela Lamongan memasang target untuk melanjutkan tren positif dengan meraih poin penuh saat menjamu PSIS Semarang pada laga pekan ke delapan Championship 2925/2025 di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat 31 Oktober 2025, besok sore.
Tim Laskar Joko Tingkir ini bukan bermaksud membusungkan dada jika harus pasang target tersebut, karena sebelumnya berhasil mengemas hatrick kemenangan. Apalagi, tim calon lawan kebetulan berada di posisi juru kunci di papan klasemen sementara, sehingga mudah dikalahkan
Bagi caretaker pelatih Persela, Ragil Sudirman, alasannya bukan itu. Target kemenangan lawan PSIS merupakan kesepakatan bersama semua pemain dan seluruh elemen terlibat. Dan, ia melihat keinginan untuk memenuhi target tersebut ditunjukkan dengan semangat pemain dalam mempersiapkan pertandingan.
"Semua pemain saya lihat dalam menjalani persiapan sangat bagus sekali. Kondisinya dan suasana tim juga bagus jadi suasana juga bagus. Lawan PSIS semoga kita mendapatkan hasil yang terbaik," kata Ragil Sudirman.
Namun demikian, kata Ragil sapaan akrabnya, tetap mewanti-wanti kepada anak asuhnya. Jangan over confidence, karena justru akan menjadikan blunder. Bahkan, bisa memunculkan sifat meremehkan tim lawan.
"Sudah saya wanti-wanti terus untuk tidak terlalu percaya diri. Jangan meremehkan tim lawan apa pun kondisinya. Pemain tetap harus bekerja keras, disiplin dan fokus selama pertandingan," tandasnya.
Senada, kapten Persela, Alberto 'Beto' Gonzalves, menambahkan, semua pemain tetap harus fokus untuk bisa meraih kemenangan.
"Tidak perlu melihat bertanding melawan tim mana. Kita tetap harus fokus. Siapa pun timnya kalau ingin naik ke liga satu, harus menganggap pertandingan semua final. Dan, besok pertandingan final kita harus kerja keras dan menang. Apalagi Persela tuan rumah," tuturnya.
Sementara kubu PSIS tetap bertekat datang untuk menang. Pelatih Tim Mahesa Jenar, Ega Raka Galih, mengatakan pemainnya siap meladeni tantangan Persela.
"Kami juga sudah melakukan simulasi pertandingan dan pemain siap bertanding. Kita instruksikan bermain maksimal dan mendapatkan poin," ujarnya.
Disinggung soal perubahan lokasi pertandingan, mestinya di Semarang tapi lebih dulu di Lamongan, Coach Ega mengaku hanya berpengaruh sedikit dalam melakukan recovery pemain.
"Karena, sebagai pemain profesional harus siap bertanding dalam situasi dan kondisi apa pun," katanyanya, saat konferensi pers sebelum melakukan official training di Stadion Surajaya Lamongan.
Advertisement