Sosialisasi di Kediri, Anggota DPRD Jatim Hadi Setiawan Disambati Honor Guru Rp150 ribu Setiap Bulan
Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Setiawan, mengaki prihatin masih ada guru honorer, khususnya di jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA), yang hanya menerima honor sebesar Rp150.000 per bulan.
Menurutnya, guru adalah pilar utama dalam membentuk jiwa dan karakter generasi penerus.Β
Keberhasilan seorang anak bukan hanya soal kepintaran, melainkan bagaimana jiwa mengajar seorang guru tertanam sebagai fondasi kehidupan.
Sehingga, sangat ironis, di satu sisi kita menaruh beban besar di pundak mereka untuk membentuk karakter bangsa, namun di sisi lain, apresiasi terhadap kesejahteraan mereka sangat minim.Β
"Angka 150 ribu rupiah itu sangat memprihatinkan," terangnya di hadapan para awak media dan perwakilan guru, Senin 30 Maret 2026
Merespon kenyataan itu,Β legislator dari Fraksi Partai Golkar ini mengaku telah menyiapkan langkah strategis .Β
Menurutnya diperlukan koordinasi antar Lintas Komisi. Masalah ini akan segera dibawa ke Komisi E DPRD Jatim untuk dikalkulasi ulang terkait skema kesejahteraan guru.
"Kami juga akan mengupayakan dukungan anggaran serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membantu kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan," ujarnya, saat ditemui usai acara.
Melalui kegiatan ini, lanjut Hadi,Β diharapkan terjalin sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak usia dini dan anak berkebutuhan khusus.
Selain mengundang ratusan para guru, kegiatan sosialisai ini juga melibatkan peserta dari kalangan jurnalis .Β
Turut mengundang sebagai pembicara ketua PWi Kediri Raya Bambang Iswahyoedhi.
"Kami mengajak para guru dan insan media untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan aspirasi, terutama terkait kondisi guru saat ini,β pungkasnya.
Advertisement