Ditinggal Takbir Lebaran, Rumah Seorang Kakek di Pantura Lamongan Terbakar
Nasib pilu menimpa Badrik, 63 tahun, warga Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Lamongan. Di tengah kebahagian menyambut hari raya Idul Fitri, ia harus kehilangan rumah karena terbakar, Jumat 20 Maret 2026.
Ironisnya, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena korban sedang mengikuti takbiran di masjid setempat
Keterangan diperoleh ngopibareng.id menyebutkan, kejadiannya berawal sekitar pukul 18.15 WIB. Selepas salah Maghrib, korban tidak segera pulang.
Melainkan ikut bertakbir hari raya Idul Fitri di masjid setempat. Ia mengetahui rumahnya terbakar setelah diberitahu warga.
Warga sekitar langsung bergotong royong melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Dan, ada yang segera melaporkan ke akrab tersebut ke Damkar Korwil Paciran.
Begitu mendapat informasi petugas damkar segera ke lokasi kebakaran dengan membawa satu unit armada suplay.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 18.46 WIB. Dua menit kemudian langsung meluncur ke lokasi kebakaran," tutur petugas Damkar Korwil Paciran, Abdul Latif.
Setibanya di lokasi kebakaran, petugas damkar langsung bergerak. Hanya butuh waktu tidak lebih dari seperempat jam api berhasil dipadamkan. Hanya, sebagian rumah dilalap api. Persisnya pada bangunan sisi kanan, kiro dan belakang.
Akibat kebakaran yang dipicu percikan korseleting listrik itu, kerugian yang diderita korban mencapai sekitar Rp80 juta. Ukuran rumah 9 x 16 meter persegi.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid membenarkan adanya kejadian tersebut. Petugas Polsek dan Koramil setempat sempat membantu pemadaman dan mencegah api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya.
"Sementara sumber kebakaran diduga akibat korseleting listrik di ruang tamu," katanya.
Β Β Β Β
Advertisement