Daop 9 Jember Pastikan Perjalanan Kereta Api Sudah Normal
PT KAI memastikan perjalanan kereta api telah kembali normal pasca selesainya proses evakuasi dan penanganan gangguan di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta. Normalisasi perjalanan ini merupakan hasil dari kerja cepat dan koordinasi seluruh pihak terkait.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan, proses penanganan gangguan operasional di wilayah Bekasi Timur telah diselesaikan dengan baik.
"Sehingga perjalanan kereta api, termasuk KA Pandalungan dan KA Blambangan Ekspres, kini telah kembali normal dan tepat waktu. KAI berkomitmen untuk terus menjaga keandalan operasional serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,β tegasnya, Kamis, 30 April 2026.Β
Dampak dari proses evakuasi rangkaian KA Argobromo Anggrek dan Commuterline yang terlibat kecelakan tersebut, sejumlah kereta api di wilayah Daop 9 Jember terdampak. Yakni KA Pandalungan relasi GambirβJember dan KA Blambangan Ekspres relasi PasarsenenβKetapang. Kedua KA tersebut telah kembali beroperasi dengan pola perjalanan normal sesuai jadwal pada hari ini.
Dia mengimbau seluruh pelanggan kereta api agar tidak ragu untuk kembali menggunakan moda transportasi kereta api. KAI memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut naik kereta api. KAI terus berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama,β tambahnya.
Dia menegaskan, peningkatan kualitas layanan tetap menjadi fokus utama KAI. Termasuk memastikan informasi yang cepat dan akurat kepada pelanggan, serta menjaga standar keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api.Β Β
KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap memperhatikan jadwal keberangkatan dan informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, media sosial, maupun informasi langsung dari petugas di stasiun.
"Pelanggan juga diharapkan untuk hadir lebih awal sebelum jadwal keberangkatan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Advertisement